Gigi Rapih, Bikin Kece!

Kawat Gigi, Dental Braces atau biasa disebut Behel Gigi merupakan layanan Global Estetik Dental Care untuk meratakan gigi menjadi lebih rapih dan mengikuti tren estetika, Terdapat berbagai jenis Kawat Gigi / Behel Gigi dengan bahan Metal, Ceramic, Safir dan lain-lain sesuai keinginan anda.

Konsultasi Reservasi
Pasang Behel Gigi

Apa itu Behel Gigi ?

Dalam istilah Kedokteran Gigi dikenal istilah pesawat cekat ortodonti (Fixed orthodontic) atau dalam bahasa awamnya dikenal dengan istilah Bracket atau Behel Gigi.

Fungsi Behel Gigi

Apa Fungsi Behel Gigi?

Untuk memperbaiki dan mengoptimalkan fungsi gigi sebagai alat kunyah dan untuk mengoptimalkan fungsi estetika gigi, alat ini awalnya dirancang dan dikembangkan oleh ahli-ahli Kedokteran Gigi khususnya dalam bidang ortodonsi, yaitu ilmu kedokteran gigi yang mempelajari ilmu yang mempelajari kelainan pertumbuhan dan perkembangan kraniodentofasial yang berhubungan dengan fungsi sistem stomatognasi dan estetika.

Pemasang Behel Gigi

Ada Efek Sampingnya Pasang Behel Gigi?

Jika pemasangan tidak dilakukan oleh dokter gigi yang ahli di bidangnya, pemasangan behel akan menghalangi dan mengurangi area kerja sikat gigi ketika membersihkan gigi. Dengan desain pemasangan kawat yang asal-asalan akan membuat makanan cepat menyangkut pada kawat.

Manfaat Behel Gigi

Manfaat behl gigi sangat banyak sekali karena memiliki efek bagi kesehatan gigi dan gusi serta untuk tubuh. Meskipun memang tidak semua orang harus menggunakan kawat gigi

Menjaga Kesehatan Mulut

Kawat gigi juga dapat membantu anda dalam menjaga kesehatan mulut anda. dengan gigi yang sudah teratur dan rapih karena menggunakan kawat gigi, maka proses mengunyah akan menjadi lebih baik, begitu pun dengan proses pembersihan gigi. Dengan lebih mudah dan lebih baiknya proses mengunyah dan pembersihan gigi ini, maka sisa plak dan bakteri yang tinggal di bagian mulut akan lebih sedikit, sehingga kesehatan mulut anda akan tetap terjaga.

Mencegah Risiko Penumpukan Plak pada Gusi & Gigi

Kawat gigi memiliki tujuan utama untuk memperbaiki posisi gigi yang terlalu rapat, terlalu renggang, dan juga tumpang tindih. Kondisi gigi yang tidak normal tersebut dapat meningkatkan resiko munculnya penumpukan plak dan kuman pada gigi dan gusi. Dengan suksesnya program pemasangan kawat gigi, maka anda akan terhindar dari resiko menumpuknya plak dan bakteri pada gigi Anda. Plak dan bakteri yang menumpuk dapat menyebabkan banyak hal, seperti :Sakit gigi, Karang gigi, Gigi berlubang, Abrasi pada gigi, Sariawan dan gusi berdarah. Yang terparah adalah anda dapat terserang kanker mulut

Memperbaiki Posisi Gigi yang Renggang

Kelainan gigi lainnya yang mungkin muncul pada diri seseorang ialah kondisi gigi yang tumbuhnya terlalu renggang jaraknya satu sama lain. kondisi ini biasanya sering sekali menyebabkan makanan nyangkut di sela – sela gigi dan apabila tidak dibersihkan dengan benar akan berakibat pada munculnya bau mulut dan kerusakan pada gigi. Dengan menggunakan kawat gigi, maka kondisi renggangnya jarak antara gigi dapat dinormalkan, dan jarak antara gigi pasien menjadi normal kembali.

Mencegah Posisi Gigi Saling Tindih

Selain adanya kondisi gigi yang posisinya tidak rata, terkadang ada juga kelainan gigi yang menebabkan kondisi gigi yang saling tumpang tindih dan berdekatan satu sama lain. kondisi ini dapat diperbaiki dengan cara memasang kawat gigi, untuk mengatur posisi gigi yang mengalami tumpang tindih, sehingga menjadi ormal dan rata kembali.

Trend Fashion

Saat ini, fungsi dari kawat gigi tidak hanya terbatas pada fungsinya sebagai pembentuk gigi dan juga alat kesehatan. Namun juga kawat gigi saat ini juga dimanfaatkan sebagai salah satu trend fashion yang sangat digemari, terutama bagi para kaum muda. Hal ini merupakan suatu pergeseran yang positif, karena pada jaman dahulu, kawat gigi dianggap sebagai suatu metode pengobatan yang merepotkan dan menyiksa.

Meratakan Posisi Gigi

Manfaat utama dari pemasangan kawat gigi adalah untuk meratakan posisi susunan gigi anda. Tidak ada orang lahir dengan kesempurnaan. Salah satu bentuk ketidaksempurnaan yang mungkin muncul pada seseorang adalah kondisi susunan dari posisi gigi yang tidak rata. Hal ini bisa dicirikan dengan posisi gigi yang jaraknya terlalu melebar, ketinggian yang berbeda, dan masih banyak lagi. Dengan menggunakan kawat gigi selama beberapa tahun, terutama dalam usia 8 – 14 tahun akan memperbaiki posisi gigi yang tidak rata tersebut menjadi lebih baik

.
  • Promo Jasa Behel
  • Rp.6.000.000
    Rp.3.950.000
  • Metal Standard
  • Hubungi Kami Sekarang Juga!

Langkah Pemasangan Behel Gigi

Hal yang Perlu Kamu Ketahui

Konsultasi dengan Dokter Gigi

Konsultasi dengan ortodontis merupakan langkah pertama Anda untuk menentukan apakah pemasangan kawat gigi memang diperlukan. Pada anak, pemasangan kawat gigi biasanya dilakukan saat gigi permanen telah muncul karena pada saat inilah kelainan susunan gigi mulai terlihat. Hal tersebut biasa terjadi saat anak berusia sekitar 6 – 12 tahun.

Kepastian Pemasangan Behel Gigi

Setelah diputuskan bahwa kawat gigi memang diperlukan, sebaiknya pemasangan kawat gigi segera dilakukan sesegera mungkin untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal. Namun, bukan berarti pemasangan kawat gigi tidak bisa dilakukan pada orang dewasa karena meskipun terdapat beberapa perbedaan prosedur pemasangan kawat gigi pada orang dewasa dan anak-anak, perawatan ini dapat dilakukan pada semua umur.

Pemasangan Behel Gigi

Setelah mendapat kepastian, Anda akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut dengan tahapan umum sebagai berikut:

  • Ortodontis akan mengajukan pertanyaan seputar kesehatan Anda.
  • Anda akan menjalani pemeriksaan gigi, rahang, dan mulut.
  • Pemeriksaan dengan X-ray untuk menentukan posisi gigi-gigi pada rahang atas dan bawah. Pemeriksaan kepala dengan X-ray juga diperlukan untuk melihat posisi rahang dan gigi.
  • Ortodontis akan meminta Anda untuk menggigit sebuah bahan yang kemudian menjadi bahan pembuatan model plester. Ini adalah cetakan bentuk rahang dan posisi gigi Anda untuk menentukan perawatan apa yang dianjurkan untuk diberikan.
  • Pada kasus tertentu, pencabutan gigi mungkin diperlukan sebagai bagian dari rangkaian perawatan. Proses ini diperlukan untuk mengoreksi posisi gigi dan membuat ruang agar gigi-gigi di sekitarnya dapat tumbuh dengan baik.
  • Setelah kawat terpasang, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter gigi setidaknya sebulan sekali untuk memastikan kawat terpasang dengan baik. Di samping itu Anda juga perlu segera memeriksakan diri jika merasakan rasa sakit atau kondisi yang sangat mengganggu akibat pemakaian behel gigi.
  • Dalam tiap pemeriksaan selanjutnya, ortodontis akan mengencangkan kawat untuk menambah tekanan pada gigi agar berubah ke posisi baru

Waktu yang diperlukan untuk menggunakan kawat gigi berbeda-beda pada setiap orang berdasarkan tingkat keparahan, kondisi gigi, dan kepatuhan pasien. Rata-rata kawat gigi akan digunakan selama 1-3 tahun dan kemudian dilanjutkan dengan pemakaian retainer setiap hari selama 6 bulan. Jika setelah itu masalah gigi sudah tertangani, Anda akan disarankan untuk tetap menggunakan retainer hanya saat tidur.

Daftar Harga Tindakan Gigi Tahun 2018

Cabang Cipete dan Pasar Rebo.

Promo Hari ini untuk Behel Gigi

Segera Hubungi Klinik Terdekat Kami

Artikel Pasang Behel Gigi

Lihat Artikel Lainnya

Sejarah Behel Gigi

Sejarah Behel Gigi - Beberapa dari kawat gigi pertama adalah desain kasar yang ditemukan di mumi di Mesir kuno. Dan sementara kita bisa bercanda tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki gigi yang bengkok, sangat mengesankan bahwa sebuah bangsa yang hampir tidak semaju saat ini di ribuan tahun yang lalu mampu membayangkan gigi yang sehat. Behel gigi pertama terbuat dari tali dari kulit binatang yang menempel pada gigi dengan cara yang sama seperti dokter gigi modern yang memasang behel gigi. Untungnya anda tidak perlu menggunakan kabel ini lagi, itu biasa disebut sebagai ‘cat gut’ untuk alasan yang tidak perlu kita ketahui.

Sejarah Behel Gigi

Sejarah Behel Gigi
Sejarah Behel Gigi


Pada awal 1000 SM Arkeolog menemukan prosedur ortodontik pertama dipraktekkan di Yunani. Etruria Kuno menggunakan alat jenis penjaga mulut untuk melindungi tubuh yang baru saja meninggal dan menjaga gigi pemakainya agar tidak jatuh ke dalam setelahnya. Peneliti mengaitkan ini dengan upacara kematian yang mempersiapkan tubuh untuk kehidupan akhirat. Bangsa Etruria mendahului bangsa Romawi di Italia.

Sebenarnya orang Romawi kuno yang pertama kali mencoba meluruskan gigi di antara yang hidup. Aulus Cornelius Celsus mendokumentasikan upayanya untuk meluruskan gigi dengan kekuatan tangannya sendiri, memberi tekanan pada titik-titik reguler tertentu. Celsus benar-benar melaporkan keberhasilan dalam eksperimennya, tapi agak sulit untuk mendukung pekerjaannya sekarang. Kami tahu bahwa selama bertahun-tahun para arkeolog telah menemukan penguburan roman dengan tetap menampilkan kawat emas kecil di gigi atau apapun yang tersisa dari mereka. Teori menyarankan kawat, yang dikenal sebagai kawat ligatur, digunakan untuk efek yang sama seperti yang diinginkan Celsus.

Dari akhir Kekaisaran Romawi sampai bangkitnya Kerajaan Inggris dan Prancis tidak banyak kemajuan dalam dunia ortodontik. Kami rasa agak sulit untuk khawatir tentang gigi tegak saat anda menghadapi keadaan seperti Black Death, Perang Salib dan sedang mencoba menemukan dunia baru. Namun, kita tidak akan melihat kemajuan baru, atau setidaknya kemajuan dalam dunia kedokteran gigi yang terdokumentasi sampai awal 1700-an di Prancis

 (Behel Gigi)

Tips Merawat Gigi Berbehel

Tips Merawat Gigi Berbehel -Penggunaan kawat gigi atau behel kini sudah banyak digunakan di berbagai negara, salah satunya di Indonesia. Behel gigi atau kawat gigi merupakan alat yang digunakan untuk merapikan susunan gigi. Berbeda halnya dengan kawat gigi fashion yang digunakan hanya untuk membuat menarik penampilan. Meskipun demikian, kawat gigi fashion sedikit banyak juga berpengaruh pada struktur gigi.

Tips Merawat Gigi Berbehel

Tips Merawat Gigi Berbehel
Tips Merawat Gigi Berbehel


Pemasangan kawat gigi bukan merupakan prosedur yang mudah dan sederhana yang bisa dilakukan oleh dokter gigi biasa di klinik umum atau puskesmas. Pemasangan kawat gigi sebaiknya dilakukan oleh seorang dokter gigi spesialis. Selain itu, perawatan gigi berbehel juga tidak bisa disepelekan. Jika seseorang malas membersihkan gigi dan behelnya, maka akan berpengaruh pada kesehatan gigi dan mulut. Berikut ini tips untuk merawat gigi berbehel.

Menggososk gigi dengan sikat dan pasta gigi khusus

Sikat dan pasta gigi yang digunakan oleh seseorang yang memakai kawat gigi tentunya berbeda dengan sikat dan pasta gigi biasa. Susunan kawat gigi yang dipasang menyebabkan cara menggososk gigi menjadi lebih sulit karena harus menggosok gigi dengan cara khusus, sehingga seseorang yang menggunakan behel atau kawat gigi membutuhkan sikat gigi dan pasta gigi khusus gigi berbehel yang memiliki bentuk kecil dan bulu sikat yang halus.

Selain itu, pasta gigi yang digunakan harus mengandung fluoride untuk mencegah terjadinya pengeroposan gigi dan mengandung bahan pemutih yang bertujuan untuk mencegah gigi menguning.

Gunakan obat kumur

Untuk memaksimalkan kebersihan gigi dan mulut dianjurkan untuk berkumur menggunakan obat kumur. Hal ini bertujuan untuk menjangkau sela-sela gigi yang tidak bisa dijangkau oleh sikat gigi. Bukan hanya itu saja, obat kumur juga bisa membunuh bakteri sehingga area mulut akan lebih bersih.

Gunakan benang gigi

Untuk membersihkan sela-sela gigi agar terhindar dari karang dan plak gigi Anda yang menggunakan behel bisa menggunakan benang gigi atau sikat khusus yang berfungsi untuk membersihkan sela-sela gigi dan mencegah pembentukan karang dan plak gigi.

Konsumsi vitamin C

Hal yang tidak kalah penting dalam perawatan gigi berbehel adalah perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C. Seseorang yang menggunakan kawat gigi umumnya mudah terkena sariawan yang disebabkan gesekan dari behel dengan dinding di dalam mulut yang bisa menyebabkan terjadinya sariawan atau luka dalam mulut. Oleh karena itu, perbanyak konsumsi vitamin C untuk mencegah sariawan serta memperkuan gigi dan gusi. (Behel Gigi)

Saat Yang Tepat Untuk Pasang Behel Gigi

Saat Yang Tepat Untuk Pasang Behel Gigi - Satu pertanyaan yang banyak orang tanyakan, terutama orang tua, kapan usia terbaik untuk menggunakan kawat gigi? Dapatkan mereka terlalu dini dan perawatan lebih lanjut mungkin diperlukan di kemudian hari; Buat mereka terlambat dan mungkin perlu memakai untuk jangka waktu yang lebih lama atau menimbulkan masalah tambahan pada masa remaja yang sudah mengalami kegelisahan. Tidak ada jawaban yang benar secara universal untuk pertanyaan ini, tapi kita bisa menarik dari pengalaman bertahun-tahun untuk memberikan beberapa saran mengenai faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan saat menentukan usia terbaik untuk menggunakan kawat gigi.

Kelompok Umur Awal (6 - 9 Tahun)
Sebaiknya minta anak anak untuk dievaluasi mengenai prospek penggunaan kawat gigi sejak usia 5 tahun. Ini tidak berarti bahwa kawat gigi akan dipasangkan sejak awal, namun dapat memberi anda peta jalan tentang perawatan masa depan.

Pada usia 6 tahun, kebanyakan gigi susu sudah mulai keluar dan seorang ahli ortodontik bisa merasakan dengan baik bagaimana kesejajaran gigi permanen akan terlihat. Dalam beberapa kasus, kawat gigi atau pelurus gigi sebagian dapat diterapkan pada tahap ini jika seorang anak mengalami kesulitan berbicara atau makan karena keselarasan gigi yang buruk.

Kelompok Umur Awal (6 - 9 Tahun)
Kelompok Umur Awal (6 - 9 Tahun)
Seorang anak juga merupakan kandidat untuk penggunaat kawat gigi di awal jika dia memiliki gigi menonjol, crossbite, atau kepenuhan. Menangkap dan mengobati gejala ini secara dini dapat mencegahnya menjadi lebih buruk saat lebih banyak gigi permanen.

Kelompok Umur Ideal (10-14 Tahun)
Sebagian besar anak yang menggunakan kawat gigi memulai pengobatan antara usia 10 dan 14. Pada usia ini, gigi susu telah benar-benar hilang dan rahangnya cukup stabil untuk mendukung perawatan ortodontik jangka panjang.

Kawat gigi datang dalam beberapa varietas dari logam tradisional hingga keramik dan lapisan tipis yang tak terlihat. Apa yang dulu menjadi stigma tentang memakai kawat gigi sebagian besar telah dieliminasi karena prevalensi kawat gigi di kalangan remaja, namun penting untuk berbicara dengan anak anda tentang perubahan penampilannya yang akan terjadi akibat memakai kawat gigi.

Kelompok Opsional (14 Tahun Keatas)
Bertentangan dengan apa yang mungkin anda pikirkan, Anda tidak pernah terlalu tua untuk kawat gigi! Banyak orang dewasa tidak memiliki akses terhadap orthodonsi sebagai anak-anak atau menunda menggunakan kawat gigi karena alasan lain.

Kelompok Opsional (14 Tahun Keatas)
Kelompok Opsional (14 Tahun Keatas)
Pikirkan gigi seperti halnya tulang lain di tubuh anda. Mereka berhenti tumbuh di akhir masa remaja, tapi masih mungkin untuk memperbaikinya sepanjang hidup anda. Jika lengan anda patah, itu bisa sembuh dan dimasukkan kembali ke tempatnya dengan beberapa prosedur. Gigi tidak berbeda.

Sebagai orang dewasa, anda mungkin sudah memiliki rutinitas mapan yang perlu dimodifikasi untuk memperhitungkan masuknya kawat gigi kedalam kehidupan. Anda mungkin perlu mengubah diet anda, jadwal pagi dan malam hari anda, atau bahkan beberapa kegiatan yang anda lakukan. (Behel Gigi)

Duh, Saya Tidak Sengaja Menelan Bracket Behel, Gimana ya?

Duh, Saya Tidak Sengaja Menelan Bracket Behel, Gimana ya? - Anda mungkin pernah melihat berita tentang seorang wanita di Australia yang memiliki kawat ortodontik yang dikeluarkan dari ususnya 10 tahun setelah kawat gigi diangkat. Itu cukup untuk membuat orang sedikit paranoid untuk tanpa sengaja menelan sepotong bracket dari kawat gigi mereka.

Untungnya, ini adalah salah satu hal yang lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Kemungkinan tanpa sengaja menelan bagian dari kawat gigi anda sangat jarang terjadi, tapi penting untuk mengetahui bagaimana menanganinya jika anda secara tidak sengaja berada dalam keadaan ini.

Duh, Saya Tidak Sengaja Tertelan Bracket Behel, Gimana ya?

Duh, Saya Tidak Sengaja Tertelan Bracket Behel, Gimana ya?
Duh, Saya Tidak Sengaja Tertelan Bracket Behel, Gimana ya?


Ada beberapa cara bracket atau wire di dalam mulut bisa menjadi terlepas. Jika anda mencoba mengatur braket yang longgar dengan sendirinya, anda mungkin akan mengetuknya dan menelannya sebelum anda tahu apa yang terjadi.

Menelan mungkin juga terjadi akibat trauma gigi yang terjadi saat anda memakai kawat gigi. Dalam kasus ini, anda mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter gigi pilihan anda untuk mendapatkan layanan darurat setelah mengalami cedera.

Terkadang, braket juga bisa salah diletakkan saat anda berada di kursi ortodontis ketika kawat gigi anda tengah disesuaikan atau diganti. Jika ini terjadi pada anda, ahli ortodontik di sana akan membantu dengan cara apa pun yang diperlukan.

Risiko menelan tanpa disengaja tidak hanya berlaku untuk kawat gigi. Pasien menelan mahkota sementara, tambalan logam, dan benda-benda terkait gigi lainnya. Aturan yang sama berlaku yakni mencari bantuan medis untuk semua kasus.

Jika anda menelan braket, kawat, atau karet dan memperhatikan bahwa anda mengalami kesulitan bernafas, itu bisa berarti potongannya bisa saja tertangkap di paru-paru. Anda harus segera mencari pertolongan medis jika hal ini terjadi.

Komponen Behel Gigi
Komponen Behel Gigi


Setelah menerima hasil sinar-X, dokter akan menentukan tindakan tindakan yang tepat untuk mengeluarkan benda dan memberi tahu dokter ortodontik pilihan anda tentang situasinya. Anda mungkin perlu mengunjungi ahli ortodontik untuk penggantian bagian begitu barang ini dilepaskan dengan aman dari tubuh anda.

Sepanjang jalur yang sama, temui dokter jika anda mengalami sakit perut setelah menelan braket. Ini bisa berarti bahwa itu tertangkap di saluran pencernaan dan tidak akan berlalu tanpa intervensi medis.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Science Direct, pembedahan diperlukan kurang dari 1 persen pada kasus ini. Bahkan jika operasi diperlukan untuk mengangkat braket, itu tidak cukup besar untuk menyebabkan kerusakan permanen pada tubuh anda. Jadi tenang, dan jangan panik !

(Behel Gigi)